BAB 12
PENGENDALIAN MANAJEMEN PROYEK
1. Hakekat Proyek
Sebuah proyek
adalah sekumpulan kegiatan yang dimaksudkan untuk mencapai hasil akhir terentu
yang memiliki arti yang cukup pentig bagi kepentingan pihak manajemen. Sebuah
proyek dimulai ketika manajemen telah menyetujui sifat umum dari apa yang harus
dikerjakan dan yang telah disetujui tentang taksiran jumlah sumber daya yang
akan digunakan dalam mengerjakan pekerjaan tersebut.
Ada beberapa jenis proyek antara lain;
- proyek yang
dikerjakan oleh a selama beberapa hari atau minggu, mengerjakan kegiatan
yang sama yang telah beberapa kali dilakukan sebelumnya.
- Proyek yang
melibatkan ribuan orang yang bekerja selama beberapa tahun, mengerjakan
pekerjaan yang belum pernah dikerjakan sebelumnya, seperti pada kasus
proyek mendaratkan manusia pertamakali di bulan.
Perbandingan dengan operasi rutin
- Sasaran tunggal
Sebauah proyek biasanya mempunyai sasaran tunggal; operasi rutin
mempunyai banyak tujuan. Kinerja Proyek dapat dinilai dari bentuk hasil akhir
yang diinginkan; kinerja operasional haruslah dinilai dalam bentuk semua hasil
yang telah dicapai oleh manajemen.
- Struktur
organisasi
Organisasi proyek bertumpang tindih dengan organisasi operasional sistem,
dan sistem pengendalian manajemen bertumpang tindih dengan sisitem pengedalian
manjemen organisasional tersebut.
- Fokus pada proyek
Pengendalian atas proyek fokus ada proyek dimana tujuannya adalah untuk
menhasilkan produk yang memuaskan dalam jangka waktu yang telah ditentukan dan
pada tingkat biaya yang optimum.
- Perlunya trade off
Proyek biasanya melibatkan trade off anatar ruang lingkup , jadawal dan
biaya. Biaya dapat dikurangi dengan mengurangi ruang lingkup suatu proyek.
Jadwal dapat dipersingkat dengan menimbulkan biaya lembur.
- Standar yang
Kurang Andal
Standar kerja yang digunakan cenderung kurang dapat diandalkan pada
proyek jika dibandingkan dengan organisasi rutin.
- Seringnya terjadi
perubahan dalam perencanaan
Kondisi lingkungan yang tidak terduga dalam proyek konstruksi atau
pengungkapan fakta yang tidak diperkirakan sebelumnya selama pelaksanaan
konsultasi dapat mengarah kepada perubahan rencana.
- Ritme yang Berbeda
Irama dari proyek berbeda dengan operasi rutin. kebanyakan proyek dimulai
dari kecil meningkat mencapai aktifitas puncaknya dan kemudian menurun dengan
semakin dekatnya penyelesaian hingga akhirnya yang harus dilakukan hanyalah
pemberesanya.
- Pengaruh
lingkungan yang lebih besar
Suatu proyek cenderung dipengaruhi oleh lingkungan external jika
dibandingkan operasi yang terdapat di dalam sebuah pabrik.
- Pengecualian
Perbedaan ini tidak terlalu jelas terlihat. Sebuah usaha seperti
perusahaan percetakan, menghasilkan produk akhir yang sama; tetapi fokus
pengendalian manajemen pada organisasi seperti ini adalah pada totalitas
kegiatan selama sartu bulan atau satu periode tertentu.
- Lingkungan
Pengendalian
Struktur Organisasi Proyek
Organisasi proyek merupakan organisasi sementara. Sebuah tim dibentuk
untuk melaksanakan proyek dan tim ini dibubarkan ketika tugasnya selesai. Jika
proyek dilaksanakan seluruhnya atau sebagian oleh kotraktor dari luar sponsor
proyek sebaiknya dengan menetapkan aturan kerja yang jelas dengan para personel
kontraktor itu.
- Organisasi matrix
Organisasi matriks merupakan pengaturan dimana para anggota suatu tim
proyek ditarik organisasi yang mensponsori, mereka akan mempunyai dua atasan.
- Evolusi struktur
organisasi
Jenis personel dan metode manajemen yang berbeda mungin tepat dilaksanakan
pada berbagai tahapan proyek. Pada tahap perencanaan sebuah proyek konstruksi
pada tahap pelaksaanaan royek peran utama adalah para manjer produksi.
Hubungan Kontraktual
Jika proyek dilaksanakan oleh kontraktor luar, maka tingkat pengendalian proyek
akan bertambah. Kontraktor dapat membawa sistem pengendaliannya sendiri ke
dalam proyek, dan sistem ini mungkin harus disesuaikan untuk memberikan
informasi yang dibutuhkan oleh sponsor. Kontrak memiliki dua jenis umum:
- Kontrak Harga
Tetap
Kontraktor setuju untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah ditentukan
pada waktu yang telah ditentukan dengan harga tertentu. Biasanya, ada denda
(penalti) jika pekerjaan ini tidak diselesaikan sesuai dengan spesifikasi, atau
jadwal yang telah ditentukan tidak terpenuhi. Dalam kontrak harga tetap,
sponsor bertanggung jawab untuk mengaudit mutu dan jumlah dari pekerjaan urituk
memastikan bahwa ia tehh dikerjakan sesuai dengan spesifikasi.
- Kontrak
Penggantian Biaya
Dalam kontrak penggantian biaya, sponsor setuju untuk membayarkan biaya
yang wajar ditambah dengan suatu laba. Suatu kontrak dengan penggantian biaya
layak untuk digunakan jika ruang lingkup, jadwal, danbiaya proyek tidak
dapat dihitung secara meyakinkan dimuka.
- Perbandingan
dalam Jenis -jenis Kontrak
Harga untuk kontrak harga tetap ditawar atau diusulkan oleh kontraktor.
Kontraktor yang kompeten memasukkan penyisihan untuk kejadian tidak terduga,
dan besamya penyisihan ini bervariasi pada tingkat ketidakpastian. Kontrak
harga tetap adalah tepat ketika lingkup proyek dapat secara jelas
dispesifikasikan di muka dan ketika ketidakpastian rendah. Di dalam kontrak
penggantian biaya, komponen laba tau pembayaran jasa, biasanya harus ditetapkan
dalam jumlah satuan moneter.
- Variasi
Pada kontrak insentif, tanggal penyelesaian atau target biaya, atau
keduanya, didefinisikan di muka, dan kontraktor diberi imbalan atas
penyelesaian proyek lebih awal dibandingkan dengan tanggal target atau
penyelesaian proyek lebih rendah dibandingkan dengan target biaya. Kontrak
insentif merupakan jalan tengah; kontrak tersebut adalah tepat ketika estimasi
penyelesaian dan biaya yang terjadi dapat dibuat dengan cukup layak.
Struktur lnformasi
- Paket Kerja
Dalam sistem pengendalian proyek, informasi disusun berdasarkan
elemen-eiemen proyek. Elemen yang paling kecil disebut paket kerja, dan cara di
mana paket kerja ini adalah kumpulan yang disebut struktur rincian pekerjaon
(work breakdown structure -WBS). Paket kerja adalah pertambahan pekerjaan yang
dapat diukur, biasanya dengan jangka waktu yang singkat. Jika proyek mempunyai
paket-paket pekerjaan yang sama masing-masing harus didefinisikan dengan cara
yang samaa agar supaya biaya dan informasi jadwal pekerjaan dapat dibandingkan
dengan paket pekerjaan yang serupa.
- Perkiraan Biaya
Tidak Langsung
Sebagai tambahan dari paket pekerjaan bagi pekerjaan proyek langsung,
dibuat perkiraan biaya untuk aktivitas administrasi dan aktivitas pendukung.
Daftar akun, yang merupakan aturan pembebanan biaya ke dalam proyek, dan
wewenang memberikan persetujuan dan kuasa penandatanganan yang spesifik
ditentukan di muka.
- Perencanaan
Proyek
Pada tahap perencanaan, tim perencanaan proyek menggunakan perkiraan
kasar yang menjadi dasar pengambilan keputusan.pelaksanaan proyek sebagai titik
awalnya. Kotak dalam bagan ini lama-kelamaan akan diisi dengan nama-narna
personel yang akan mengelola pekerjaan tersebut. Pada proyek yang tidak terlalu
rumit sekalipun, ada rencana untuk perencanan yaitu uraian perencanaan setiap
tugas, siapa yang bertanggung jawab untuk pekerjaan itu, kapan pekerjaan itu
harus diselesaikan, serta hubungan antara tugas-tugas tersebut.
Hakikat Perencanaan Proyek
Rencana akhir terdiri atas tiga bagian yang berkaitan:
- Bagian lingkup
(scope) menyebutkan spesifikasi setiap paket pekerjaan dan nama dari orang
atau unit organisasi yang bertanggung jawab.
- Bagian jadwal
(schedule) menyatakan estimasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan
setiap paket pekerjaan dan hubungan antara paket pekerjaan, yaitu paket
pekerjaan yang mana yang harus diselesaikan sebelum paket pekerjaan yang
lain dimulai.
- Biaya (cost) yang
dinyatakan di dalam anggaran proyek, biasanya disebut anggaran
pengendalian.
Analisis Jaringan
Beberapa alat tersedia untuk menyusun jadwal proyek. Ada yang dikenal
dengan teknik evaluasi dan penilaian program (PERT), dan metode jalur kritis
(CPM).
Setiap teknik mempunyai tiga langkah pokok:
(1) memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk setiap paket pekerjaan,
(2) mengidentifikasi saling ketergantungan antara paket pekerjaan
dan
(3) menghitung jalur kritis.
Perkiraan waktu untuk melaksanakan tiap aktivitas ini diperlihatkan pada
diagram. Satu aktivitas yang menghubungkan dua kejadian, misalnya A dan B,
menunjukkan bahwa aktivitas yang mengarah kepada B tidak dapat dimulai sebelum
peristiwa A terjadi.
- .Jalur Kritis dan
Waktu Senggang
Program program komputer tersedia untuk menganalisis jaringan kerja
proyek. Program ini mengidentifikasikan jalur kritis, yaitu urutan kejadian
yang membutuhkan waktu total terpendek untuk menyelesaikan proyek.
- Probabilitas PERT
Perkiraan waktu yang diperkirakan bagi setiap aktivitas dalam jaringan
dibuat atas dasar probabilitas. Tiga perkiraan dilakukan untuk setiap
aktivitas; waktu yang sangat mungkin terjadi, waktu optimis dan waktu pesimis.
Memperkirakan Biaya
Demi alasan kepraktisan, perkiraan biaya sering kali dibuat pada tingkat
agregat yang menggabuagkan beberapa paket pekerjaan menjadi satu. Sumber daya
yang digunakan pada masing-masing paket pekerjaan dikendalikan dalam hal
kuantitas fisiknya, bukan dalam bentuk biaya, sehingga membuat perkiraan biaya
bagi setiap paket pekerjaan tidak akan banyak memberikan manfaat.
Dalam memperkirakan biaya, dua macam ketidaktahuan yang harus
pertimbangkan.
- Ketidaktahuan yang
diketahui adalah perkiraan biaya untuk aktivitas-aktivitas yang telah
diketahui akan terjadi, misalnya menggali fondasi untuk rumah. Sifat
pekerjaannya diketahui; dan biayanya, walaupun tidak diketahui, sering
kali dapat ditaksir dalam batas-batas yang layak berdasarkan pengalaman
masa lalu.
- Ketidak tahuan yang
tidak diketahui. Untuk kegiatan ini, penaksir tidak tahu bahwa ini akan
terjadi, dan oleh karenanya, tidak mungkin dapat memperkirakan biayanya.
Penghentian pekerjaan, kerusakan karena badai atau banjir, tertundanya
penerimaan bahan baku, kecelakaan, gagainya pengawas dari pihak pemerintah
untuk bertindak secara tepat waktu, merupakan contoh-contoh kejadian ini.
Penyiapan Anggaran Pengendalian
Anggaran pengendalian dipersiapkan mendekati awal pekerjaan, memberikan,
waktu yang hanya cukup untuk meminta persetujuan oleh pengambil keputusan
sebelum komitmen dari biaya. Memperlambat penyiapan pengendalian anggaran
sampai kepada hanya pekerjaan akan dimulai, memastikan bahwa anggaran
pengendarian memakai informasi sekarang ini tentang cakupan dan jadwal, hasil
analisis biaya, dan data sekarang tentang tingkat gaji, harga-harga baharr, dan
variabel lainnya.
Aktivitas Perencanaan yang Lain
Satu perangkat aktivitas berhubungan dengan seleksi dan pengorganisasian
personel. Setelah personel mulai bekerja, mereka akan saling mengenal satu sama
lain dan menemukan di mana mereka cocok ditempatkan. di dalam,organisasi
proyek, mereka belajar tentang apa yang diharapkan dari mereka. Informasi yang
dipelajari dan harapan yang dikembangkan selama tahap ini merupakan bagian dari
ikrim pengendalian, dan mereka dapat mempunyai dampak yang besar pada
keberhasilan penyelesaian proyek.
- Pelaksanaan
Proyek
Pada akhir proses perencanaan proyek, bagi kebanyakan proyek akan
terdapat spesifikasi paket pekerjaan, jadwal, dan anggaran; begitu pula,
manajer yang bertanggung jawab atas setiap paket pekerjaan .yang
teridentifikasi.
Pada dasarnya baik sponsor maupun manajer proye menaruh perhatian kepada
pertanyaan :
- Apakah proyek akan
selesai sesuai dengan tanggal penyelesaian yang telah dijadwalkan?
- Apakah penyelesaian
pekerjaan akan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan?
- Apakah pekerjaan akan
dilaksanakan di dalam perikaan biaya yang telah ditentukan?
Hakikat Laporan
Para manajer memerlukan:
- Laporan kendala
melaporkan baik masalah yang sudah terjadi (seperti keterlambatan yang
disebabkan oleh sejumlah sebab-sebab yang memungkinkan) dan masalah di
kemudian hari yang sudah diantisipasi.
- Laporan kemajuan
(progress report) mernbandingkan jadwal aktual dan biaya dengan jadwal
yang direncanakan dan biaya-biaya bagi pekerjaan yang telah selesai dan
mereka memuat perbandingan yang sama untuk aktivitas overhead yang tidak
langsung terkait dengan pekerjaan.
- Laporan keuangan
(financial report) adalah laporan yang akurat dari biaya proyek yang harus
disiapkan sebagai basis untuk pembayaran tiap termin kemajuan pekerjaan
jika itu merupakan kontrak penggantian biaya; dan mereka biasanya
diperlukan sebagai dasar pencatatan ayat-ayat akuntansi keuangan untuk
kontrak harga tetap.
- Kuantitas
Laporan
Untuk memastikan bahwa semria kebutuhan akan informasi telah terpenuhi,
akuntan manajemen kadang-kadang membuat lebih dari jumlah optimum yang
dibutuhkan dari laporan. Laporan yang tidak diperlukan atau informasi tambahan
yang terdapat di dalam laporan, menimbulkan biaya tambahan dalam penyusunan dan
pengiriman informasi.
- Persentase
Penyelesaian
Jika persentase penyelesaian tidak dapat ditentukan dari data kuantitatif
manajer akan mengandalkan observasi pribadi, pertemuan-pertemuan dan
sumber-sumber informal yang lain sebagai dasar untuk menilai kemajuan.
- Merangkum
Kemajuan
Pembayaran termin kemajuan pekerjaan acapkali dilakukan ketika milestone
yang ditentukan telah dicapai. Jadi sistem biasanya memiliki beberapa metode
pengumpulan tiap-tiap paket pekerjaan, yang memberikan pengukuran keseluruhan
atas pencapaian
- Daftar Perbaikan
Mendekati akhir proyek konstruksi, sponsor menyiapkan daftar butir-butir
pekerjaan yang masih harus diselesaikan, termasuk kelemahan yang perlu
diperbalki. Pembayaran termin yang telah dilakukan selama pelaksanaan proyek
biasanya lebih kecil daripada biaya ditambah dengan laba sampai dengan hari
ini, sehingga dapat menjadi pengaman dalam kasus seperti ini.
Penggunaan Laporan
- Laporan
Kendala
Para manajer banyak menggunakan waktunya untuk menghadapi laporan
kendala. manajer harus memutuskan masalah mana yang akan mendapat perhatian
pribadinya, yang mana yang akan didelegasikan kepada orang lain, dan yang mana
akan diabaikannya dengan asumsi bahwa personel yang mengoperasikan akan
mengambil tindakan korektif yang diperlukan.
- Laporan
Kemajuan
Pendekatan untuk menganalisis laporan kemajuan adalah sesuatu yang telah
dikenal sebagai “pengelolaan dengan pengecualian.” Jika kemajuan pada suatu
bidang tertentu adalah memuaskan, maka tidak perlu diberikan perhatian atas
bidang itu kecuali untuk mengucapkan selamat kepada orang yang bertanggung
jawab)
- Biaya untuk
menyelesaikan
Dalam laporan kemajuan mereka, beberapa organisasi membandingkan biaya
aktual yang terjadi sampai saai ini dengan biaya anggaran atas pekerjaan yang
telah dilakukan sampai saat ini. Organisasi yang lain melaporkan estimasi saat
ini dari total biaya untuk keseluruhan proyek, dibandingkan dengan biaya yang
dianggarkan untuk keseluruhan proyek tersebut. Jenis laporan yang terakhir
disebutkan adalah cara yang berguna untuk memperlihatkan bagaimana proyek
diharapkan akan selesai, asarkan estimasi biaya untuk menyelesaikannya dihitung
dengan benar.
Sumber lnformasi lnformal
Karena laporan tertulis bersifat berwujud, penjelasan sistem pengendalian
manaiemen cenderung dipusatkan kepada mereka. Manajer mempelajari adanya
potensi masalah dan keadaan-keadaan yang dapat menyebabkan kemajuan aktual yang
menyimpang dari rencana sebelumnya, manajer juga memahami signifikansi dari
laporan formal, karena laporan-laporan ini mungkin tidak menguraikan
kejadian-kejadian penting yang mempengaruhi kinerja aktual.
Revisi
Jika sebuah proyek ternyata kompleks atau memakan waktu yang panjang,
terdapat kemuingkinan besar bahwa rencana yang dibuat tidak dipenuhi satu atau
lebih dari ketiga aspeknya: ruang lingkup, jadwal, atau biaya. Kejadian yang
umum adalah ditemukan kemungkinan terjadinya kelebihan biaya-yaitu biaya aktual
yang melampaui biaya menurut anggaran. Jika hal ini terjadi, sponsor dapat
memutuskan untuk menerima kelebihan.dan melanjutkan proyek
sebagaimana awalnya direncanakan, memutuskan untuk mengurangi ruang lingkup
proyek dengan tujuan untuk mendapatkan hasil akhir yang masih berada di dalam
pembatasan biaya awalnya, atau memutuskan untuk mengganti manajer proyek jika
sponsor menyimpulkan bahwa kelebihan biaya tersebut adalah tidak dibenarkan.
Audit atas Proyek
Di banyak proyek, audit atas mutu harus dilaksanakan pada saat pekerjaan
sedang dikerjakan. Jika pekerjaan tertunda, pekeiaan yang salah pada tiap paket
pekerjaan dapat disembunyikani mereka ditutupi oleh pekeriaan berikutnya. Pada
umumnya, audit yang dilakukan sembari proyek berjalan, adalah lebih disukai ia
dapat mengungkapkan potensi kesalahanyang dapat dikoreksi sebelum mereka
menjadi serius. Namun demikian, para auditor proyek sebaiknya tidak menggunakan
waktu dari mereka yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan secara
berlebihan.
- Evaluasi Proyek
Evaluasi Kinerja
Evaluasi kinerja dalam pelaksanaan proyek mempunyai dua aspek:
(1) Evaluasi terhadap manajemen proyek, dengan tujuan untuk membantu
pengambilan keputusan yang berhubungan dengan manajer proyek, termasuk imbalan,
promosi, kritik membangun, atau penugasan kembali.
(2) Evaluasi dari proses pengelolaan proyek, dengan tujuan untuk menemukan
cara yang lebih baik dalam pelaksanaan proyek berikutnya.
- Cost Overrun
Ketika biaya aktual melebihi biaya yang dianggarkan, maka dinyatakan
terjadi cost overrun.
- Peninjauan
Kembali
Dengan melihat kembali ke belakang, biasanya akan dapat ditemukan keadaan-keadaan
di mana keputusan yang “benar” temyata tidak dilakukan. Meskipun demikian,
keputusan yang dibuat pada saat itu dapat wajar sepenuhnya. Contoh manajemen
yang buruk adalah kegagalan manajer untuk memperketat sistem pengendalian yang
memungkinkan terjadinya pencurian, tetapi ini lebih sullt untuk dinilai karena
pengendaiian ketat yang berlebihan dapat memperlambat kemajuan proyek. Evaluasi
dapat mengidentifikasi beberapa peraturan yang menghalangi pelaksanaan proyek
secara efisien.
Evaluasi hasil
Keberhasilan sebuah proyek tidak dapat dievaluasi sampai setelah
berlalunya cukup banyakwaktu Hal ini dapat membutuhkan waktu bertahun tahun.
Kecuali jika dampaknya dapat diukursecara khusus, evaluasi seperti ini mungkin
tidak memiliki manfaat untuk dilakukan.
Kriteria pemilihan dari proyek proyek yang hendak divaluasi:
- Proyek tersebut
seharusnya cukup penting untuk dapat membenarkan dilakukannya pengeluaran
dan usaha yang cukup banyak cralam sebuah evaluasi formal.
- Hasil yang di dapat
biasanya harus dapat dikuantifisir
- Akibat dari variabel
yang tidak dapat diantisipasi harus diketahui, atau setidak tidaknya yang
mendekati, dan mereka seharusnya tidak menutupi dampak akibat perubahan
yang terjadi pada asumsi saat proyek disetujui.
- Hasil dari evaluasi
harus-mempunyai kesempatan yang baik untuk mengarah kepada dilakukannya
suatu tindakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar