BAB 13
Enterprise Risk Management
Definisi Enterprise Risk Management.
Menurut COSO (2004) definisi Enterprise Risk
Management adalah sebagai berikut:
“Enterprise Risk Management is
a process, effected by an entity’s board of directors, mangement and other
personnel, applied is strategy setting and across the enterprise, designed to
identify potential events that may affect the entity, and manage risk to be
within its risk appetite, to provide reasonable assurance regarding the
achievement of entity objectives.”
Atas dasar definisi tersebut, kita dapat mensintesiskan Enterprise
Risk Management ke dalam beberapa konsep yang fundamental, antara lain
meliputi:
- Suatu proses, yang berjalan
dan mengalir di dalam suatu entitas atau organisasi..
- Diperngaruhi oleh
individu pada semua tingkatan manajerial di dalam organisasi.
- Dapat dipergunakan
untuk kepentingan formulasi strategi.
- Dapat diaplikasikan
pada semua tingaktan manajerial, unit bsinis, termasuk penentuan
portofolio risiko.
- Dirancang untuk
mengidentifikasikan peristiwa potensial, bilamana terjadi, yang
dapat mempengaruhi entitas dan mengelola risiko.
- Mampu memberikan
jaminan yang rasional bagi manajemen dan diwan direksi suatu entitas.
- Diarahkan untuk
mewujudkan tujuan yang terpisah akan tetapi dalam kategori yang tumpang
tindih.
Jadi kalau dikaji, definisi yang dikemukakan oleh COSO memberikan makna
yang cukup luas. Memiliki kemampuan untuk mengakomodir konsep fundamental
inti mengenai bagaimana perusahaan dan organisasi lainnya mengelola risiko,
menyediakan dasar implementasi untuk berbagai organisasi, industri dan
sektor. Selanjutnya, definisi tersebut juga memfokuskan upaya untuk
mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan dan memberikan landasan fundamental
untuk menetapkan efektivitas enterprise risk management.
Konsep Enterprise Risk Management
Pada dasarnya konsep dari Enterprise Risk Management – Integrated
Framework adalah mengembangkan konsep internal control yang bebas dari
pengaruh dan semakin memfokuskan pada aspek manajemen risiko perusahaan.
Konsep ini tidak bermaksud untuk menggantikan kerangka kerja
internal control yang ada melainkan menjadi suatu kesatuan. Para manajer
dapat memanfaatkan Enterprise Risk Management – Integrated Framework baik
untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan internal control maupun untuk mendukung
proses manajemen risiko. Jadi harus dapat diantisipasi dan dikendalikan
oleh para manajer adalah sampai seberapa jauh kemampun suatu entitas siap
menghadapi dan menerima risiko dalam upaya penciptaan nilai (creative value).
Premis yang mendasari enterprise risk management menyatakan bahwa setiap
entitas didirikan untuk menciptakan nilai yang diperuntukkan bagi para
stakeholder. Setiap entitas dalam menjalankan aktivitas operasional
senantiasa menghadapi permasalahan ketidakpastian. Para
manajer yang profesional ditantang kompetensinya dalam bentuk
kemampuan untuk menentukan sampai seberapa besar ketridakpastian yang
dihadapinya dapat dikendalikan, sehingga usaha yang mengarah pada
peningkatan stakeholder value dapat terwujud.
Ketidak pastian yang kerap kali dihadapi para manajer dapat berupa
risiko-risiko atau peluang-peluang yang dapat diperoleh melalui suatu
tindakan manajerial yang dapat menurunkan atau meningkatkan penciptaan
nilai. Melalui implementasi Enterprise Risk Management – Integrated
Framework, manajer diharapkan mampu mengatasi secara efektif permasalahan
ketidak pastian yang berkaitan dengan risiko maupun peluang-peluang yang dapat
memberikan potensi peningkatan kapasitas pembentukan nilai.
Nilai (value) dikatakan maksimal bilamana manajer berhasil
memformulasikan strategi dan tujuan untuk mengoptimalkan keseimbangan
pertumbuhan antara pendapatan dan risiko, efisiensi dan efektivitas penggunaan
sumber-sumber ekonomis dalam merealisasikan tujuan yang telah ditetapkan.
Para pakar, lebih lanjut mengemukakan bahwa konsep Enterprise Risk Management
mencakup aspek:
- Alligning risk
appetite and strategy.
- Enhancing risk
response decisions.
- Reducing
operational surprises and losses.
- Identifying and
managing multiple and cros-enterprise risks.
- Seizing
opportunities.
- Improving
deployment of capital
Kapabiltas yang melekat dalam konsep Enterprise Risk
Management sebetulnya dapat membantu manajemen dalam hal:
- Upaya mewujudkan
kinerja atau performansi suatu entitas, target profitabilitas dan membantu
melakukan tindakan preventif atas kemungkinan kerugian yang timbul dari
penggunaan sember-suber ekonomis.
- Efektivitas pelaporan
dan kepatuhan terhadap aturan dan regulasi,
- Menghindari dan
mencegah serta memelihara reputasi sntitas dan konsekuensi yang terkait.
Secara singkat dapat kita katakan bahwa Enterprise Risk
Management membantu suatu entitas mau dirahkan kemana dan menghindari
risiko-risiko yang tidak terantisipasi atau nampak serta kejutan-kejutan yang
berpengaruh pada penciptaan nilai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar