Rabu, 11 Juli 2018


Bab 4
Pusat Pertanggungjawaban:
Pusat Pendapatan dan Pusat Biaya

Pusat Pertanggungjawaban
®  adalah suatu unit organisasi yang dipimpin oleh seorang manajer yang bertanggungjawab terhadap kinerja (aktivitas) unit bisnisnya.
®     berguna untuk membantu mengimplementasikan rencana strategis manajer puncak.
®     pengukuran kinerja didasarkan atas dasar efisiensi dan efektivitas.


·  Input dan Output
®      hubungan antara input dan output bersifat timbal balik dan langsung.
(mis. : departemen produksi ® input bahan baku menjadi barang jadi)
®      ada juga input yang tidak berkaitan secara langsung dengan output.
(mis. : biaya iklan)


·  Pengukurannya
®      input diukur dengan satuan moneter yaitu uang.
®      nilai uang diperoleh dari =  kuantitas fisik  x  harga per unit.
(mis. : jumlah jam kerja  x  tarif per unit)
®      jumlah moneter itu yang disebut sebagai biaya.
®      input lebih mudah diukur daripada output.


·  Efisiensi dan Efektivitas
®      adalah rasio output terhadap input.
®      efisiensi diukur dengan membandingkan biaya aktual dan biaya standar.
Contoh:      Pusat tanggungjawab A > efisiensi dari B apabila :
·  Input A < input B, tetapi dengan output yang sama
·  Input A = input B, tetapi output A lebih besar


·  Efektivitas
®      lebih ditentukan oleh hubungan output yang dihasilkan dengan tujuan.
®      semakin besar output, maka semakin efektif unit tersebut.
Suatu pusat tanggungjawab akan bersifat efisien jika melakukan sesuatu dengan tepat dan akan bersifat efektif jika melakukan hal-hal yang tepat.


1.       Pusat Pendapatan
®    adalah pusat tanggungjawab yang outputnya (pendapatan) dapat diukur secara moneter, tetapi tidak ada hubungan antara input dan output.
® hal ini karena pusat pendapatan merupakan organisasi pemasaran yang tidak bertanggungjawab terhadap laba.
®      jika input (biaya) dikaitkan dengan output (pendapatan), maka unit tersebut merupakan pusat laba.
®      kinerja diukur atas dasar :
pendapatan yang diperoleh  =  unit yang terjual  x  harga jual

2.       Pusat Biaya
®  adalah pusat tanggungjawab yang inputnya dapat diukur secara moneter, tetapi outputnya tidak.
®      kinerja manajernya diukur berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
®    input dapat diukur karena kita mengeluarkan biaya, sedang output tidak dapat diukur karena output terdapat pada pusat pendapatan.

Pusat Biaya Teknik
®     input (unit moneter) punya hubungan erat dengan output (fisik).
®    jumlahnya (biaya) dapat diestimasi. Contoh: biaya pabrik untuk tenaga kerja langsung, biaya-biaya langsung, biaya-biaya yang terjadi pada departemen produksi.
Ciri-ciri :
-      input-inputnya dapat diukur secara moneter.
-     input-inputnya dapat diukur secara fisik.
-     jumlah Dollar optimum dan input yang dibutuhkan dapat ditentukan.


Pusat Biaya Kebijakan
®      sebagian besar biaya yang terjadi mempunyai hubungan erat dengan output yang dihasilkan.
®      output sulit diukur.
Pusat Biaya Kebijakan meliputi :
a.        Unit Administrasi dan Pendukung
Contoh : akuntansi, hukum, sumber daya manusia, hubungan industrial.
Kendala:
-         Kesulitan mengukur output
-         Tidak adanya keselarasan data-data


b.        Operasi Penelitian dan Pengembangan (Lit Bang)
Kendala:
-         Kesuliatan mengukur output
-         Tidak adanya keselarasan data-data


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB 14 Organisasi Jasa A.       Organisasi Jasa Secara Umum Pada tahun 2003, lapangan kerja sektor jasa telah tumbuh lebih dari du...